Aha.. Film ke 22 dari waralaba James Bond sudah tayang di Indonesia sejak 5 November lalu (di Inggris premiere 31 Oktober), sedangkan di Amerika sendiri baru premiere hari ini, 14 November 2008. JIka Casino Royale (2006) men-definisi ulang seperti apa sebuah film James Bond “seharusnya” , maka Quantum of Solace hanya meneruskan kisahnya sedikit saja.. Bahkan bagi saya Quantum of Solace tidak terlalu jelas mengarahkan pribadi James Bond sebagai sebuah mesin pembunuh baru Ian Fleming .. Jika banyak resensi yang menyanjung film ini , maka saya rasa film ini hanya murni hiburan . Tidak Lebih.
Seperti biasa, menyikapi dompet yang agak tipis, dan bukan NoMat pula, maka bioskop BIP jadi target kunjungan kali ini.. hehehe
Dan mau tahu kenapa saya agak kecewa dengan film yang sudah saya tunggu2 sejak 2 tahun yang lalu?
Baca selengkapnya ..
Pemeran : Daniel Craig, Mathieu Amalric, Olga Kurylenko, Judi Dench, Jeffrey Wright, Giancarlo Giannini, Gemma Arterton
Sutradara : Marc Forster
Produser : Michael G. Wilson
Durasi : 106 menit
Yap, Daniel Craig kembali lagi, Mungkin dia nggak se-tampan Pierce Brosnan, Sean Connery, atau Roger Moore, tapi saya sudah memaklumi dan malah menganggap bahwa Daniel craig adalah sosok Bond yang Paling tepat untuk citra Bond baru sejak tangan dingin Martin CampbellĀ mengubahnya di Casino Royale.
Judi Dench (M) kembali juga (dan saya rasa dia adalah seorang aktris yang sudah sangat melekat di film2 Bond, tidak ada yang bisa menggantikannya
) , namun sayang tokoh Q sudah tidak dimunculkan lagi
Cerita dimulai dengan kejar2 an Bond yang menculik Tn. White di Italia dengan aksi mobil yang cukup mendebarkan khas Bond tentunya, untuk kemudian di interogasi berkenaan dengan organisasi QUANTUM yang menjadi momok bagi semua Intelijen di dunia.. Menyambung Casino Royale, dimana Bond masih menyelidiki kelanjutan kisah Vesper yang menjadi Agen Ganda (Double Agent) dan kekhawatiran M bahwa Bond hanya bergerak tidak berdasarkan profesionalitas namun karena dendam semata.
Tersebutlah seorang tokoh ekologi dan pecinta lingkungan Dominic Greene (Matthieu Amalric), yang pada siang hari (harfiah) menjadi seorang yang mengkampanyekan penyelamatan alam bagi kehidupan manusia, namun pada malam hari berusaha mencari keuntungan sebanyak2nya dengan mengeksploitasi alam dan menyingkirkan semua orang yang menghalangi ambisinya. Bolivia adalah target selanjutnya dimana sepetak tanah di gurun menjadi incaran karena ada “sesuatu” yang sangat berharga di bawahnya.. minyak? permata? anda harus menyaksikannya sendiri …
Berbeda dengan tokoh penjahat di film2 Bond sebelumnya yang selalu tampil dengan muka sangar, codet di muka, perangai keras, maka tokoh Dominic Greene disini
Muka manis di film ini adalah sebuah tokoh bernama Camille (Olga Kurylenko) , seorang agen dari Bolivia yang menyamar untuk menyusup ke dalam jaringan Dominic Greene. Masa lalu Camille yang kelam dan keinginannya membalas dendam sepertinya menemukan pasangan yang pas dengan James Bond sendiri.
Dan seperti biasa , film Bond harus memiliki 2 tokoh wanita (yang biasanya ujung2nya di tiduri oleh Bond) , tokoh satunya lagi adalah Strawberry Fields (Gemma Artenton) yang bertugas menjemput Bond di Bolivia karena pemerintah Inggris sudah merasa Bond keluar dari jalur tugasnya.
Gaya Kamera yang digunakan tidak terlalu jauh dari Casino Royale dan mungkin tipikal
film Bond Pra Daniel Craig (masa Pierce Brosnan), cepat, dengan editing yang ciamik, membuat anda akan terduduk hampir tak berkedip melihat layar bioskop. Warna yang disesuaikan dengan lokasi pun cukup baik diterapkan (warna biru dingin untuk inggris dan rusia, warna tropis untuk haiti, dan warna dominan orange untuk bolivia). Untuk suara saya tidak bisa memberikan penilaian, seharusnya saya menonton di Blitzmegaplex jika ingin mendengarkan Dolby Surround Sound, tapi dasar Bioskop BIP murahan, ya sound system pun seadanya ..
Film ini secara garis besar kurang bisa membangun pe nokohan setiap karakter yang ada secara maksimal, berbeda dengan Casino Royale, Quantum of Solace lebih kepada menyajikan aksi dar der dor, dan kejar2an ala 90-an. Aksi pengejaran dengan pesawat pun kurang digarap lebih matang.
Sang penjahat Dominic Greene yang “ditakuti” oleh banyak orang pun lebih terkesan sebagai anak kecil yang kebanyakan uang tapi ingin menguasai dunia. Kekejamannya kurang di eksploitasi di sini.. Aksi klimaks di hotel tengah gurun pun terasa terlalu cepat sehingga saya sempat ngomong “cuma segitu??” .. hmmm…
Bond di Quantum of Solace banyak melancong ke beberapa tempat di film ini, Italia, Haiti, Austria, Bolivia (walau sebenarnya syuting dilakukan di Panama, Chile, Baja ~Meksiko, Italia dan Austria) adalah negara2 singgahan Bond. Anda akan menyaksikan gaya hidup tinggi di Italia dan Austria, dan kemudian dihadapkan dengan kemiskinan masyarakat Bolivia kelas bawah yang selalu dibayangi oleh ke diktator-an pemimpinnya.
Ok. Untuk film bond kali ini cukup mendapat
Rating: 




Trims :clown:













bintang 3????hha seharusnya bintang 1 mlah minus…jelek abis..mending roger moore ma pierce brosnan dah!
Nov 14, 2008, 16:44hehehe iya , bintang 1 pantas juga .. cuma beda jaman beda bintang lah bro .. daniel craig adalah sisi jantan dari seorang james bond.. sementara roger moore dan pierce adalah bagian dari pop culture nya ..
Nov 14, 2008, 10:21