Resensi : Street Fighter : The Legend of Chun-Li

STREET FIGHTER : THE LEGEND of CHUN-LI

chun-liPemeran : Kristin Kreuk, Neal McDonough, Chris Klein, Michael Clarke Duncan, Robin Shou, Moon Bloodgood, Edmund Chen, Josie Ho, Taboo, Pei Pei Cheng

Sutradara : Andrzej Bartkowiak

Wahahahahahaha …. sebenarnya saya nggak tega nulis resensi film ini… nontonnya aja udah bikin mual, mau muntah.. apalagi nulisnya..

tapi .. demi masa depan anak bangsa dan menyelamatkan teman2 dari tontonan sampah, saya harus dan (terpaksa) menulis resensi ini..

Street Fighter The Legend of Chun-Li adalah film layar lebar ke-2 (yang dirilis internasional, dan diperankan secara live action / manusia beneran) setelah 15 tahun absen (film terakhir Street Fighter diperankan oleh Jean Claude Van Damme & Alm. Raul Julia) . Adalah ambisi Capcom Jepang untuk (menghabiskan uang?) me-revitalisasi waralaba Street Fighter lewat pita seluloid. Jika di dunia video game, Street Fighter memiliki nama yang sangat besar sebagai pionir dari Video Game time tarung / Beat ‘em Ups , dan seri terakhirnya , Street Fighter IV (PC, PS3, XBOX360) adalah seri yang cukup mendapatkan respon positif dari berbagai pihak. karena inovasinya menggunakan campuran 3d namun masih dalam pertarungan ala 2d. Saya sendiri dibesarkan dengan memainkan Street Fighter II ketika masih duduk di bangku SD.. sudah tidak terhitung berapa ribu keping receh Rp.100 saya habiskan di Ding-Dong / Arcade center di Gianyar / Denpasar kala itu. .. kemanapun saya pergi (Bandung, Jakarta) pasti saya akan memaksa seseorang untuk menemani saya mencari Ding-Dong terdekat agar saya bisa memainkan Street Fighter. Termasuk membeli versi Nintendo, Sega , dan PC nya :mrgreen:

Nah lain video gamenya , lain pula ceritanya dengan film SF : The Legend of Chun-Li ini …….Street Fighter The Movie, 1994

Chun-Li adalah satu dari segudang tokoh yang tersedia di Street Fighter, tentu, masih banyak tokoh lain (Ryu, Ken Masters, Guile, dan Vega) yang saya yakin lebih menarik diangkat ke film dibanding Chun-li.

Sejak awal ide pembuatan film ini sudah salah, kasting pemain sudah kacau, jalan cerita berantakan, dan sutradara yang lebih cocok menjadi seorang sinematografer dibanding sutradara (Andrzej Bartkowiak ~ Speed, Devils Advocate) , IT’S A TOTAL MESS . Berlebihan ? Enggak. Mari kita bahas.. Ketika 2 tahun lalu bocoran film ini keluar di internet, saya sudah sangsi jika Kristin Kreuk (Smallville) adalah sosok yang pas untuk memerankan Chun-Li, apalagi Chun-Li adalah sosok yang cantik, namun kuat, tegar dan pemberani, jika kita perhatikan wajah Kristin Kreuk, maka ia lebih cocok untuk peran2 wanita tertindas, yang lebih banyak melankolisnya dibanding kehebatan seorang jagoan wanita / heroine.

Kristin Kreuk, Chun-Li, Ming-NaCerita diawali Chun-Li kecil yang adalah seorang pianis, besar di keluarga pengusaha sukses asal Bangkok. Semua tampak sangat indah karena ayah dan ibunya membentuk sebuah keluarga kecil yang bahagia. Apalagi ketika ayahnya mengenalkan tradisi beladiri Wushu kepada Chun-Li semenjak kecil. Namun hal tragis terjadi ketika suatu saat Pengusaha Serakah bernama M. Bison (Neal McDonough) datang dan menculik ayahnya, didampingi bodyguardnya, seorang Petinju yang membelot jadi penjahat, Balrog.

Setelah tumbuh lebih dewasa, Chun-Li bertekad membalas M.Bison dan membebaskan ayahnya, ditambah kematian ibunya, maka Chun-Li bertekad tidak akan kehilangan kedua orangtuanya lagi. Serangkaian kejadian misterius menuntun Chun-Li ke bangkok dan bertemu dengan Gen, seorang pemimpin gerakan bawah tanah yang bertekad melawan M.Bison dan Shadaloo (organisasi penjahat) namun gagal maning entah kenapa. Seiring cerita Chun-Li bertemu dengan agen polisi Charlie Nash (Chris Klein) dan Maya Sunee (Moon Bloodgood).

M.BisonAda hal yang janggal mengenai M.Bison. Di video game dan Film-film Street Fighter lainnya , M.Bison di gambarkan sebagai seorang megalomaniak yang berambisi menjadi petraung terbaik didunia, selain tentunya ingin menguasai dunia beserta isinya dibawah kakinya. Apapun akan dilakukan, termasuk membunuh orang2 yang menghalanginya.

Namun di film ini , M.Bison agak sedikit lunak, alih2 menguasai dunia, M.Bison ‘cuma’ ingin menguasai sebidang tanah di daerah kumuh Bangkok untuk ekspansi usahanya .. sungguh ambisi yang terlalu kecil untuk penjahat sekelas M.Bison :evil:

2 penjahat lainnya, Balrog & Vega lebih buruk dari kenyataannya. Balrog yang seharusnya tangan kanan M.Bison yang seram ternyata berkelahi seperti anak kecil (saya rasa anak kecil pun lebih hebat dari Balrog ini). Dan satu lagi, Vega (diperankan oleh Taboo dari Black eyed Peas) dikenal sebagai pesolek sejati dari Spanyol. Dengan gaya tarung yang khas dan sifat yang flamboyan, Vega disegani di dunia shadaloo akan legenda kesadisannya. Tapi kenyataannya, saat bertarung dengan Chun-li tidak banyak waktu dibutuhkan untuk menghabisi Vega… SUNGGUH MEMALUKAN. hahahaha :mrgreen: apalagi topengnya Vega itu .. apa enggak ke-gede-an ?!?!!?!?!?!?!?

Film ini dipenuhi dengan aktor2 yang enggak Penting, editing yang enggak penting, spesial efek yang menyedihkan, jalan cerita yang terlalu dibuat realistis (padahal Street Fighter memiliki ceritanya sendiri yang Khas)… SUNGGUH TERLALU kata Bang Haji Rhoma Irama

Saya sangat tidak menyarankan anda membuang uang anda untuk tiket bioskop apalagi sampai mentraktir teman2. Beli bajakannya saja sudah rugi, ya paling tidak donlod atau ngopi dari temen deh. Nonton versi 3gp nya di hape juga sudah terlalu spesial menurut saya :twisted:

skor yang pantas ?

Rating: ★☆☆☆☆

apakah semuanya buruk di film ini ?

No, Sir, ada penampilan Moon Bloodgood disini :mrgreen:

Moon Bloodgood


Satu orang baik komentar sampai kemarin, mau ikut komentar?

  1. vicky mbonkchild bersabda:

    sayng ingin mengetahui cerita street fighter dari awal sampai yang k 4 sekarang ini…
    klo kk tau,kasi tau saya dunkz dmna download free crita nya..
    balas ya kk k email..??
    ok2

Ada Komentar ?

CAPTCHA Image CAPTCHA Audio
Refresh Image

 

iga-babi-nuris-cafeIMG_3875IMG_3864IMG_3866IMG_3872IMG_3880IMG_3865IMG_3874IMG_3863IMG_3857IMG_3856IMG_3844IMG_3851